Dua unit mobil pemadam kebakaran, ditambah petugas Polsek dan Koramil Ngrampal, segera bergegas ke lokasi. Kerja sama mereka akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan dan yang paling penting tidak menjalar ke bangunan sekolah di sekitarnya. “Alhamdulillah, api bisa dipadamkan dan tidak merembet,” tegas Kapolsek.
Mobil yang jadi korban adalah Toyota Agya putih, tahun 2021, dengan plat K 1452 ED atas nama Erna Sulistiyorini. Sayang, bagian mesinnya mengalami kerusakan yang cukup parah akibat kobaran api.
Nah, soal penyebab, polisi punya dugaan kuat. Dari pemeriksaan awal, kemungkinan besar ini akibat korsleting pada sistem kelistrikan mesin. Tapi jangan salah, penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan untuk memastikan akar masalahnya.
Kejadian ini jadi pengingat buat kita semua. Iptu Tri Ediyanto mengimbau para pemilik kendaraan agar lebih teliti.
“Periksa kondisi kendaraan secara berkala, terutama soal kabel dan mesin. Pastikan semuanya layak jalan biar kejadian seperti ini bisa dicegah,” pesannya.
Nasihat yang sepele, tapi seringkali terabaikan. Bagaimanapun, mencegah selalu lebih baik daripada menghadapi kepanikan seperti yang terjadi di Sragen pagi itu.
Artikel Terkait
Mobil Terperosok Jurang 200 Meter di Enrekang, Satu Tewas
Prakiraan Cuaca Sulsel Jumat: Cerah Berpotensi Hujan Sedang di Sejumlah Kabupaten
Pria di Palopo Meninggal Gantung Diri Usai Tunjukkan Perilaku Mengkhawatirkan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang