Hari pertama tahun 2026 di Crans-Montana, Swiss, berubah menjadi mimpi buruk. Sebuah bar di resor ski terkenal itu dilalap api, mengubah pesta tahun baru menjadi tragedi yang mencekam.
Angka korban yang dilaporkan media sungguh mencengangkan. Reuters menyebut sekitar 40 orang diduga tewas dalam insiden mengerikan itu. Sementara itu, Associated Press melaporkan ada 115 turis lainnya yang mengalami luka-luka. Mereka semua sedang merayakan malam pergantian tahun ketika bencana tiba-tiba datang.
Pemandangan resor yang biasanya dipenuhi tawa dan sorak-sorai, kini hanya menyisakan kepulan asap dan kesedihan. Crans-Montana, destinasi ski mewah yang membentang dengan pemandangan indah dari Matterhorn hingga Mont Blanc, tiba-tiba hening.
Di tengah duka yang mendalam, penyelidikan pun segera dimulai. Polisi dan kejaksaan setempat bergerak cepat. Mereka tak hanya menyelidiki sumber api, tetapi juga memeriksa kapasitas bar yang menggelar acara malam itu. Apakah tempat itu terlalu penuh? Pertanyaan itu menggantung, menunggu jawaban dari proses hukum.
Beatrice Pilloud, Jaksa Kanton Valais, memberikan pernyataan resmi mengenai situasi yang masih sangat awal ini.
"Saat ini, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apa pun mengenai penyebab kebakaran," ujarnya.
Dia juga menegaskan, "Kami belum memiliki tersangka. Investigasi ini dilakukan semata-mata untuk mencari kebenaran, bukan untuk menyudutkan pihak tertentu. Tujuan kami hanya satu: mengungkap apa yang sebenarnya terjadi."
Namun begitu, duka sudah terlanjur menyelimuti pegunungan Alpen yang bersalju. Sebuah perayaan yang seharusnya penuh harapan, justru berakhir dengan tangis dan kepiluan yang dalam.
Artikel Terkait
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat Hari Pertama Ramadan 1447 H di Surabaya
Muhammadiyah Rilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H untuk Yogyakarta
Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Enam Orang Ditangkap
Longsor Putus Jalur Wamena-Kelila, Distribusi Logistik Papua Terancam