MOJOKERTO – Suasana mencekam masih terasa di jalur turunan tajam Sendi, Pacet, Kamis kemarin. Sebuah minibus Elf terguling di pinggir jalan, meninggalkan puluhan penumpangnya terluka. Isak tangis dan kepanikan sempat mewarnai lokasi kejadian. Menurut keterangan, kendaraan itu membawa 16 wisatawan asal Surabaya yang sedang dalam perjalanan pulang.
Sopirnya, Arifin, menggambarkan detik-detik mengerikan sebelum kendaraannya oleng. Masalah bermula saat mereka melintasi turunan curam penghubung Batu dan Pacet. “Dari atas rem sudah habis,” ujarnya.
Arifin melanjutkan, saat itu pedal rem yang diinjaknya terasa kosong, tanpa tekanan sama sekali. Kendaraan langsung melaju kencang tak terkendali.
“Saya sudah tidak bisa mengendalikan lagi hingga akhirnya terguling di pinggir jalan,” tuturnya saat ditemui di lokasi. Rombongan yang ia bawa adalah satu keluarga besar. Mereka baru saja berwisata di Batu dan hendak menuju pemandian air panas Pacet sebelum nasib nahas ini terjadi.
Artikel Terkait
Sekolah Ketiga: Saat Topeng Sosial Mulai Terasa Berat
Tahun Baru 2026: Keramaian, Kebersihan, dan Cerita Sederhana di Balik Kemeriahan
Nikel dan BRICS: Diplomasi Hilirisasi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global
Prabowo Tinjau Aceh Tamiang: Uang Lelah Dikoreksi Jadi Uang Semangat