Kebun Binatang Surabaya Dibanjiri 30 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2026

- Jumat, 02 Januari 2026 | 00:40 WIB
Kebun Binatang Surabaya Dibanjiri 30 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2026

SURABAYA – Hari pertama tahun 2026 di Kebun Binatang Surabaya (KBS) benar-benar luar biasa ramai. Ribuan orang membanjiri tempat wisata legendaris ini, menjadikannya pusat keramaian keluarga yang paling dicari. Suasana liburan terasa sangat kental di sini.

Lalu lintas di sekitarnya, mulai dari Terminal Joyoboyo sampai area parkir, macet total. Antrean mobil dan motor mengular panjang, sudah terlihat sejak matahari belum tinggi. Rupanya, tradisi liburan ke kebun binatang masih sangat kuat di hati masyarakat.

Lintang Ratri, Kepala Seksi Humas KBS, membenarkan tingginya angka kunjungan. “Sampai jam tiga sore, pengunjung yang masuk sudah lebih dari 30 ribu orang,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan sebenarnya sudah dimulai sejak libur Natal. “Tapi hari ini benar-benar puncaknya,” tambah Lintang.

Yang menarik, pengunjungnya tak cuma warga lokal. Banyak yang datang dari luar kota, bahkan turis mancanegara pun terlihat membaur. Beberapa di antaranya punya tujuan khusus: ingin melihat satwa khas Indonesia.

“Ada pengunjung dari Belgia yang sengaja datang untuk lihat komodo,” kata Lintang memberi contoh.

Ali Saifuddin, pengunjung asal Sidoarjo, punya alasan sendiri memilih KBS. Baginya, tempat ini menawarkan paket lengkap.

“Harganya masih terjangkau banget kalau dibandingkan tempat wisata sejenis. Selain buat bersenang-senang, anak-anak bisa belajar banyak tentang satwa. Jadi dapat dua-duanya,” jelas Ali.

Untuk menyemarakkan suasana, pengelola KBS juga menyiapkan segudang hiburan. Pertunjukan Reog Ponorogo dan jaranan menghibur pengunjung, diiringi aksi akrobat dan sulap yang memukau. Panggung musik dengan bintang tamu turut meramaikan suasana liburan ini.

Dengan semua persiapan itu, manajemen punya target yang optimistis. “Kami menargetkan jumlah pengunjung pada 1 Januari 2026 mencapai 50 ribu orang,” tutur Lintang.

Ke depan, KBS diharapkan tak cuma ramai, tapi juga terus berkembang. Peningkatan koleksi satwa dan kualitas edukasi menjadi kunci, agar setiap kunjungan selalu meninggalkan kesan mendalam: liburan yang seru sekaligus memberi ilmu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar