Operasi pencarian, kata Aam, tak akan berhenti. Tim SAR gabungan masih terus berusaha menjangkau area-area yang terdampak paling parah.
Di tengah kabar suram itu, ada sedikit titik terang. Jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Menurut data BNPB, terjadi penurunan sebanyak 17.631 jiwa dalam satu hari terakhir.
Penurunan ini erat kaitannya dengan pencairan dana tunggu hunian yang sudah mulai digulirkan sejak awal pekan. Proses verifikasi dilakukan langsung di lokasi pengungsian untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Meski bantuan mulai menyentuh, situasi di lapangan masih jauh dari kata pulih. Pencarian korban hilang terus berlanjut, sementara puluhan ribu warga masih harus bertahan di tempat pengungsian, menunggu kepastian untuk bisa kembali ke rumah mereka.
Artikel Terkait
Longsor Mengganas: Bencana Paling Mematikan Sepanjang 2025
Ribuan Pengunjung Ragunan Terjebak Macet Usai Serbu Hari Pertama 2026
Diplomasi Digital: Perlukah Indonesia Ambil Alih Kendali Data Warganya?
Kapolres Jakarta Timur Hadapi Dua Preman BKT, Tanya Tarif Paksa hingga Senjata Tajam