Menurutnya, nanti bantuan-bantuan itu akan dilaporkan ke pusat. Untuk mempermudah dan menjaga transparansi, pemerintah daerah kemungkinan akan membuka rekening khusus. "Mungkin apakah nanti Gubernur Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara membuka rekening dana bantuan pascabencana," tegas Prabowo.
Dengan cara itu, penyaluran bisa lebih tertib. "Yang mau kirim langsung silakan, dari dalam negeri memberi sumbangan silakan. Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas," sambungnya.
Di sisi lain, Presiden menegaskan keseriusan pemerintah dalam menangani musibah ini. Anggaran yang cukup besar sudah disiapkan. "Kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu," ucap dia.
Tak hanya anggaran, seluruh jajaran kabinet pun dikerahkan. Beberapa menteri terlihat di lokasi rapat, sementara yang lain tersebar di titik-titik terdampak. "Dua sedang di Aceh Utara, 10 menteri sedang di Aceh. Ada berapa menteri lagi yang sedang di tempat lain," pungkas Prabowo, menggambarkan skala respons pemerintah yang masif.
Jadi, pesannya jelas: bantuan diterima, tapi harus terkoordinasi. Semua demi pemulihan yang cepat dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung