tandasnya. Meski berat, operasi pencarian akan terus digenjot. “Tentu saja operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan untuk bisa meminimalkan jumlah korban jiwa hilang ini sekecil mungkin,” imbuh Aam.
Namun begitu, ada secercah harapan di tengah situasi yang suram ini. Jumlah pengungsi ternyata menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. BNPB mencatat ada penurunan sebanyak 17.631 jiwa. Hal ini erat kaitannya dengan mulai dicairkannya dana tunggu hunian bagi masyarakat yang terdampak.
Proses verifikasi langsung di lokasi pengungsian telah dilakukan sejak awal pekan. “Jadi buat saudara-saudara kita yang tidak tinggal di huntara sejak awal minggu ini, hari Senin sudah mulai dicairkan dana tunggu hunian,” jelas Aam.
Dia berharap langkah ini akan terus mengurangi beban pengungsian. Saat ini, jumlah warga yang masih harus tinggal di tempat pengungsian tercatat 378.164 jiwa. Angka yang masih besar, tapi setidaknya mulai bergerak ke arah yang lebih baik.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Maaf ke Daerah Lain, Fokus Kunjungan ke Aceh Tamiang
Prabowo Tinjau Aceh Tamiang, Rapat Darurat Bencana Tersela Kumandang Azan
Ribuan Warga Serbu Ragunan, Awali 2026 dengan Kumpul Keluarga dan Sepeda Santai
Prabowo Tinjau Langsung 15 Ribu Hunian Korban Bencana di Aceh Tamiang