Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Tembus 1.154 Jiwa, 165 Masih Hilang

- Kamis, 01 Januari 2026 | 09:25 WIB
Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Tembus 1.154 Jiwa, 165 Masih Hilang

Jakarta – Angka korban jiwa dari bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. Per Rabu, 31 Desember 2025, total korban meninggal telah mencapai 1.154 orang. Data terbaru ini disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam sebuah konferensi pers.

Abdul Muhari, atau yang akrab disapa Aam, selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyebutkan bahwa operasi pencarian di lapangan masih terus berjalan. Menurutnya, tim gabungan berhasil menemukan 13 korban meninggal tambahan hanya dalam satu hari ini.

“Di site-site yang sudah diidentifikasi oleh tim SAR gabungan, khususnya di Aceh Tamiang, menambah 13 korban meninggal dunia,”

ujar Aam, sembari menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Di sisi lain, kabar duka juga datang dari daftar orang hilang. Jumlahnya bertambah dua orang, berdasarkan pendataan yang dilakukan di tingkat kecamatan. Kedua nama baru itu berasal dari Padang Panjang dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Sehingga untuk korban hilang total menjadi 165 orang,”

tandasnya. Meski berat, operasi pencarian akan terus digenjot. “Tentu saja operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan untuk bisa meminimalkan jumlah korban jiwa hilang ini sekecil mungkin,” imbuh Aam.

Namun begitu, ada secercah harapan di tengah situasi yang suram ini. Jumlah pengungsi ternyata menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. BNPB mencatat ada penurunan sebanyak 17.631 jiwa. Hal ini erat kaitannya dengan mulai dicairkannya dana tunggu hunian bagi masyarakat yang terdampak.

Proses verifikasi langsung di lokasi pengungsian telah dilakukan sejak awal pekan. “Jadi buat saudara-saudara kita yang tidak tinggal di huntara sejak awal minggu ini, hari Senin sudah mulai dicairkan dana tunggu hunian,” jelas Aam.

Dia berharap langkah ini akan terus mengurangi beban pengungsian. Saat ini, jumlah warga yang masih harus tinggal di tempat pengungsian tercatat 378.164 jiwa. Angka yang masih besar, tapi setidaknya mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar