Langit malam Sydney mendadak berubah jadi kanvas warna-warni. Rabu malam itu, tepatnya tanggal 31 Desember 2025, "kembang api keluarga" sudah lebih dulu memecah kegelapan di sekitar Opera House dan Sydney Harbour Bridge. Pertunjukan ini sengaja digelar tiga jam sebelum pesta kembang api utama yang biasa menyambut tengah malam Tahun Baru 2026.
Namun begitu, suasana malam itu tidak sepenuhnya riang gembira. Ada sebuah momen hening yang menyentuh, terjadi tepat sebelum kembang api dinyalakan.
Menurut sejumlah saksi, orang-orang yang berkumpul di kawasan itu serempak mengangkat ponsel mereka. Bukan untuk merekam, melainkan menyalakan senter dari gawai masing-masing. Cahaya-cahaya kecil itu berkerlip dalam keheningan selama satu menit penuh.
Sebuah renungan kolektif. Mereka memperingati korban serangan penembakan tragis yang pernah mengguncang Pantai Bondi. Setelah momen hening itu berlalu, barulah dentuman dan cahaya kembang api mengambil alih, menerangi wajah-wajah yang masih menyisakan kesedihan, namun juga harapan untuk tahun yang baru.
Artikel Terkait
Uruguay Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Luis Suáres Absen
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia di Mugello, Aprilia Kunci Posisi 1-2
Mantan Anggota Polri Divonis Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya
Prabowo Perluas Pembelajaran Bahasa Prancis di Seluruh Jenjang Pendidikan, Bakom Sebut Langkah Strategis Global