Lalu Lintas Melesat, 2,2 Juta Kendaraan Serbu Empat Ruas Tol Saat Nataru

- Senin, 29 Desember 2025 | 19:35 WIB
Lalu Lintas Melesat, 2,2 Juta Kendaraan Serbu Empat Ruas Tol Saat Nataru

JAKARTA – Libur Natal dan Tahun Baru selalu jadi momen ramai di jalan tol. Kali ini, Jasa Marga lewat divisi regional Nusantara (JNT) mencatat lonjakan yang cukup signifikan. Pada periode 18 hingga 28 Desember 2025, empat ruas tol utama di wilayah itu dipadati kendaraan. Angkanya tak main-main: total 2,2 juta unit lebih melintas.

Tyas Pramoda Wardhani, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, membenarkan hal itu. Lewat keterangan tertulisnya Senin (29/12/2025), dia memaparkan data yang cukup detail.

"Total volume lalu lintas yang tercatat mencapai 2.228.658 kendaraan," ujarnya.

Angka itu, menurut Tyas, naik sekitar 7,73 persen dibanding kondisi normal yang biasanya sekitar 2,06 juta kendaraan.

Dari empat ruas yang dipantau, semuanya mengalami kenaikan. Tapi puncak keramaian terlihat jelas di Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, tepatnya segmen Kartasura-Prambanan. Di sini, volume lalu lintas melonjak drastis: 257.911 kendaraan tercatat, atau naik 68,3 persen dari angka normal. Rinciannya, kendaraan yang menuju Yogyakarta via Gerbang Tol (GT) Prambanan mencapai 149.570 unit hampir dua kali lipat dari hari biasa.

"Kemudian, sebanyak 143.202 kendaraan tercatat meninggalkan Yogyakarta lewat GT yang sama," tambah Tyas. Itu artinya naik 76,95 persen.

Di Sumatera, ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) juga ramai. Sekitar 185 ribu kendaraan melintas, naik 11,5 persen. Yang menarik, lebih dari 60 ribu kendaraan masuk dari GT Kualanamu yang arahnya dari Bandara Internasional Kualanamu. Jelas, ini menunjukkan arus penumpang pesawat yang terhubung dengan tol.

Sementara di Kalimantan, ruas Balikpapan-Samarinda (Balsam) mengalami peningkatannya paling cuat. Volume lalu lintasnya mencapai 185.469 kendaraan melonjak 50 persen dari kondisi normal. Begitu pula ruas Manado-Bitung (Mabit) di Sulawesi, yang naik 28,5 persen dengan total 91.744 kendaraan.

Secara keseluruhan, gambaran ini menunjukkan mobilitas masyarakat selama Nataru tetap tinggi. Orang-orang ternyata banyak yang memilih bepergian, baik mudik ke kampung halaman maupun sekadar wisata singkat. Jasa Marga sendiri sudah memprediksi hal ini, meski angka pastinya tetap baru bisa diketahui setelah periode liburan usai.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar