Malam tahun baru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tahun ini bakal terasa berbeda. Bukan cuma soal acaranya, tapi juga soal pengawasan ketat yang akan diterapkan. Polisi berencana melakukan razia terhadap pengunjung yang datang merayakan. Tujuannya jelas: mencegah kembang api dan barang terlarang lainnya masuk ke dalam kawasan.
Kebijakan ini bukan datang tiba-tiba. Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Alfian, ini adalah tindak lanjut dari instruksi langsung pimpinan.
“Ya, selain imbauan, surat jelas dari Bapak Kapolri dan juga Bapak Kapolda memerintahkan kami untuk tidak ada izin melakukan kegiatan pesta kembang api,” tegas Alfian saat ditemui di TMII, Minggu lalu.
Jadi, apa yang akan dilakukan petugas di lapangan?
Alfian menjelaskan, koordinasi dengan manajemen TMII sudah dilakukan. Nantinya, penyisiran akan difokuskan di beberapa titik masuk utama.
“Dan kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah bahwa di Pintu 1 pada saat masuk dan Pintu 3 itu akan kami lakukan sweeping. Selain itu, pada saat konser karena ada salah satu band yang mungkin bisa menarik pengunjung kami juga menyiapkan dua pintu yang akan dilakukan sweeping,” ujarnya memaparkan rencana operasi.
Razia ini nggak cuma nyari kembang api, lho. Polisi juga waspada terhadap barang-barang lain yang bisa membahayakan pengunjung.
“Antisipasi terhadap benda-benda terlarang, baik benda tajam maupun petasan,” tambah Alfian. Intinya, semua langkah ini diambil demi satu hal: keamanan dan kenyamanan bersama saat perayaan berlangsung.
Keputusan untuk menggelar razia ini sejalan dengan perubahan konsep perayaan yang diumumkan TMII sendiri. Sebelumnya, pihak pengelola sudah memastikan pesta kembang api ditiadakan untuk tahun ini. Gantinya, akan ada doa bersama dan pemasangan 1.000 lilin sebagai simbol solidaritas.
Pelaksana Tugas Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, punya alasan tersendiri di balik perubahan suasana itu.
“Cuma di tahun ini memang kita tiadakan, tapi tadi disampaikan Pak Kapolres, kita menggantinya dengan 1.000 lilin. Itu sebenarnya sudah menandakan bentuk kepedulian kita,” kata Ratri.
Jadi, buat yang berencana ke TMII nanti malam, siap-siap saja. Perayaan mungkin lebih khidmat, tapi pengawasannya justru akan lebih ketat dari biasanya.
Artikel Terkait
39 Warga Boven Digoel Mengungsi Pascapenembakan Pesawat oleh KKB
KKB Tembak Pesawat di Papua Selatan, Dua Pilot Tewas
Hari Pers Nasional 2026: Tantangan Media di Era Dominasi Algoritma dan Viralitas
Budayawan Sobary Bela Roy Suryo Cs di Polda: Mereka Jalankan Peran Intelektual