Tak hanya Andika, seorang pekerja lain, Aldi (22), juga ikut merasakan imbasnya. Dia mengalami luka bakar di bagian siku, kemungkinan akibat sambaran atau arus liar yang sama.
Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Kayuagung. Sayangnya, usaha tim medis tak cukup untuk menyelamatkan Andika. Nyawa buruh perkebunan itu tak tertolong. Aldi sendiri masih menjalani perawatan untuk lukanya.
Di sisi lain, perusahaan tempat korban bekerja sudah mengambil langkah. Mereka menyampaikan duka mendalam pada keluarga yang ditinggalkan. Perwakilannya telah datang langsung ke rumah duka di Desa Tanjung Serang, menyampaikan belasungkawa dan perhatian.
Musim penghujan kerap membawa bahaya tersembunyi. Kejadian nahas ini kembali mengingatkan betapa petir bisa datang tiba-tiba, menghancurkan segala rencana dalam sekejap.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Catat Lap Tercepat, Tapi Jatuh di Moto3 Amerika Serikat
Prancis Tundukkan Kolombia 3-1, Doue Cetak Brace dalam Laga Uji Coba
Bezzecchi Kukuhkan Puncak Klasemen dengan Kemenangan di MotoGP Amerika
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Cuaca Ekstrem di Awal Masuk Sekolah