“Dari segi titik lokasi yang sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi delapan titik. Dari titik-titik utama yang selama ini menjadi tradisi di Jakarta, ada beberapa yang dikurangi, di antaranya adalah Monas,” jelas Pramono di Balai Kota, beberapa hari sebelumnya.
Ia menegaskan, Bundaran HI akan menjadi lokasi utama. Acara di sana bakal dihadiri oleh pimpinan daerah.
“Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda,” kata Pramono.
Lalu, di mana saja warga bisa merayakannya? Kedelapan titik itu tersebar di kawasan-kawasan strategis: Lapangan Banteng, Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, FX Sudirman, dan tentu saja Bundaran HI. Setiap lokasi akan dilengkapi dengan panggung hiburan.
Selain pesta kembang api dan hiburan, doa bersama lintas agama juga menjadi salah satu rangkaian acara inti di pusat perayaan. Intinya, pemerintah kota berusaha menciptakan suasana suka cita yang tetap terkendali, meski lokasinya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
KPK Buka Kemungkinan Panggil Anggota Pansus Haji DPR Terkait Kasus Kuota
Liga Arab Dukung Resolusi DK PBB untuk Amankan Selat Hormuz
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motifnya Dendam Pribadi
Dua Pelaku Penganiayaan Siswi di Luwu Utara Malah Berjoget di Kantor Polisi