Libur Natal tahun ini, suasana di Jalur Puncak, Bogor, kembali seperti yang sudah-sudah: padat merayap. Sejak pagi buta, tepatnya pukul enam, riuh kendaraan sudah mulai memenuhi jalanan berkelok itu. Baik roda dua maupun empat, semuanya beringsut pelan menuju hawa sejuk pegunungan.
Iptu Ardian Novianto, Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Bogor, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, meski ada peningkatan volume kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi, lonjakannya belum bisa dibilang signifikan di awal pagi.
"Namun begitu, pada pukul 07.00 WIB, tercatat sekitar 2.900 kendaraan masuk ke Jalur Puncak dari sana. Peningkatannya cukup tinggi," ujar Ardian.
Angka itu akhirnya memaksa polisi bertindak. Mereka pun memberlakukan sistem satu arah atau one way dari Jakarta menuju Puncak. Rekayasa lalu lintas itu masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Lalu, apa langkah selanjutnya? Ternyata, pihak kepolisian masih menunggu dan memantau perkembangan. Mereka mengaku akan mengamati situasi selama 30 hingga 40 menit ke depan.
"Kalau nanti data dari Exit Tol Ciawi menunjukkan penurunan volume kendaraan, kami berencana menormalkan jalur kembali jadi dua arah," jelas Ardian Novianto.
Di Mana Saja Macetnya?
Ardian juga membeberkan tiga titik yang selalu jadi sumber kemacetan parah di kawasan itu. Pertama, Simpang Pasir Muncang yang karakternya seperti leher botol atau bottle neck. Dua titik lainnya adalah Simpang Megamendung dan kawasan Pasar Cisarua.
Jadi, buat Anda yang berencana melintas ke arah Puncak, bersiaplah dengan kondisi jalan yang tak pernah benar-benar lengang di hari libur. Kemacetan sepertinya sudah jadi bagian dari pemandangan wajib di sana.
Artikel Terkait
Ketua MA Kecewa Dua Hakim Depok Jadi Tersangka KPK
Angka Anak Tidak Sekolah di Bone Turun Drastis Berkat Validasi Data dan Program Jemput Bola
Ramadan 2026 Diperkirakan Dimulai 19 Februari, Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari
Al-Azhar Beri Penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas Dukungan SDM