Fadly mengakui, pemeriksaan ini memang menyangkut dugaan korupsi di lingkungan Unsrat. Namun begitu, ia menahan diri untuk tidak memberikan rincian lebih jauh.
"Materi pemeriksaan belum bisa kami buka secara rinci. Yang jelas, ini terkait dugaan tindak pidana korupsi yang sedang kami dalami," tuturnya singkat.
Sebelumnya, rektor sempat dua kali tak memenuhi panggilan polisi. Hingga akhirnya, Selasa kemarin, ia dijemput untuk menjalani pemeriksaan yang sudah lama ditunggu itu.
Artikel Terkait
Iran Terbitkan Daftar Putih Negara yang Dijamin Aman Lewati Selat Hormuz
Dokter Tifa Bantah Keras Tuduhan Terima Dana Rp50 Miliar Terkait Isu Ijazah Jokowi
Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
Elkan Baggott dan Timnas Indonesia Siap Tampil Beda di Era Baru John Herdman