Semarang Pilih Doa, Bukan Kembang Api
Pemerintah Kota Semarang memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api tahun ini. Sebagai gantinya, perayaan malam tahun baru akan diisi dengan doa bersama lintas agama dan serangkaian kegiatan sosial. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Agustina menegaskan, Pemkot sengaja tidak merencanakan kembang api. Fokusnya justru pada momen refleksi dan kebersamaan.
Ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu kemarin. Menurutnya, momen pergantian tahun lebih pas diisi dengan hal-hal yang bermakna.
Rencananya, doa lintas agama itu akan melibatkan berbagai unsur keagamaan. Acara bakal ditutup dengan hiburan sederhana, sekadar untuk memupuk rasa kebersamaan antarwarga. Agustina juga menyelipkan harapan untuk para pemudik.
Artikel Terkait
Siswi 15 Tahun di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan oleh Pria Dewasa yang Dikenal sebagai Kekasih
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka, Pengamat Desak Penelusuran ke Oknum Aparat
Amran Sulaiman Ungkap Doa di Istiqlal dan Proyek Masjid 20 Ribu Jemaah di Makassar
Polisi Amankan Pria Diduga Perkosa Kekasihnya yang Masih Siswi SMP di Makassar