Bencana Alam Ancam Pelunasan Biaya Haji 20 Ribu Calon Jamaah di Sumatera

- Selasa, 23 Desember 2025 | 21:40 WIB
Bencana Alam Ancam Pelunasan Biaya Haji 20 Ribu Calon Jamaah di Sumatera

Jakarta - Persiapan haji 2026 di sejumlah wilayah Sumatera menghadapi tantangan serius. Hal ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyusul bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Gus Irfan, panggilan akrabnya, mengkhawatirkan dampak bencana terhadap kelancaran proses pendaftaran, terutama soal pelunasan biaya.

Dari ketiga provinsi itu, total calon jamaah yang terdampak diperkirakan mencapai 20 ribu orang. Angka itu masih bersifat perkiraan.

"Tiga lokasi itu, sekitar 20 ribuan, mungkin, rata-rata,"

ungkap Gus Irfan usai rapat tertutup dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Selasa (23/12/2025).

Ia lalu membeberkan data progres pelunasan yang terpantau. Kondisinya memang belum ideal. Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing baru mencapai sekitar 60 persen. Sementara Aceh, yang juga dilanda musibah, progresnya lebih tertinggal lagi, baru di angka 50-an persen.

"Itu yang kita agak khawatir," aku Menteri Irfan. Meski begitu, upaya maksimal tetap dilakukan agar target jadwal bisa terpenuhi.

Namun begitu, ia mengaku telah mengantisipasi skenario terburuk. Komisi VIII DPR RI disebut telah menyiapkan payung hukum yang memungkinkan pemerintah mengambil kebijakan khusus jika nantinya target tak tercapai.

"Kalau toh nanti pada saatnya jadwal tidak terpenuhi, kita berterima kasih Komisi VIII sudah memberikan peluang payung hukumnya untuk bisa kita melakukan kebijakan yang berbeda," jelasnya.

Lalu, apa yang akan terjadi jika hingga batas waktu di pertengahan Januari nanti pelunasan tetap mandek? Kuota haji dari ketiga wilayah itu kemungkinan besar tidak akan menganggur. Gus Irfan menyebut, kuota tersebut berpeluang dialihkan ke provinsi lain yang daftar tunggunya panjang.

"Tentu ada kemungkinan kita oper ke provinsi lain dan mereka akan dipersiapkan untuk 2027,"

tutupnya. Artinya, calon jamaah di wilayah terdampak yang tak bisa melunasi akan diberi kesempatan pada tahun berikutnya. Situasi ini jelas menjadi perhatian bersama, mengingat haji adalah perjalanan iman yang sangat dinantikan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar