Upaya membuka kembali jalan nasional di Aceh Tengah dan Bener Meriah masih terus digenjot. Kendati begitu, akses ke sana belum sepenuhnya pulih. Banjir dan tanah longsor masih menyisakan beberapa ruas yang terputus total.
Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari, mengakui kondisi itu dalam keterangannya Selasa lalu. Menurutnya, dua wilayah di bagian tengah Aceh itu masih jadi yang paling sulit dijangkau.
"Ada dua kabupaten/kota di bagian tengah Aceh: Bener Meriah dan Aceh Tengah yang saat ini masih sulit ditempuh untuk jalur darat, khususnya kendaraan roda empat,"
Sebenarnya, untuk sepeda motor, beberapa titik sudah bisa dilalui. Tapi ya itu, kondisi seperti itu jelas belum memadai. Pengiriman logistik bantuan untuk korban bencana tetap terhambat karena kendaraan besar belum bisa masuk.
"Kita akan mengejar seoptimal mungkin untuk bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat sebelum akhir Desember. Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues,"
Nah, di sisi lain, ada juga kabar yang cukup menggembirakan. Sebuah jalur alternatif sedang dikebut pengerjaannya. Abdul Muhari bilang, kalau jalur ini selesai, pengiriman lewat darat bisa segera dimulai.
"Salah satu jalur alternatif yang saat ini sedang dikerjakan adalah jalur dari Nagan Raya ke Aceh Tengah. Ini Jalur Lintas Barat tinggal satu pengerjaan jembatan Beutong yang saat ini sudah di posisi 70 persen. Kalau ini bisa selesai di akhir minggu ini maka akses ke Aceh Tengah itu sudah bisa terbuka dari Jalur Timur,"
Harapannya jelas. Dengan terbukanya akses jalan secara bertahap, mobilitas akan kembali normal.
"Kita harapkan tentu saja kalau akses jalan ini tahap demi tahap itu bisa terbuka dan kita harapkan pada akhir Desember itu sudah bisa ditempuh baik roda dua dan roda empat. Tentu saja arus orang, barang, alat berat, logistik, dan lain-lain itu akan bisa lancar dan proses pemulihan di awal tahun nanti akan lebih cepat dan signifikan,"
Jembatan Fungsional
Perlahan, tanda-tanda pemulihan mulai terlihat. Abdul juga menyebut sejumlah jembatan penghubung sudah berfungsi kembali. Mayoritas dari jembatan itu berada di rute yang menghubungkan Bireun dan Bener Meriah.
"Bisa kita lihat bahwa ada beberapa jembatan yang sudah fungsional Meureudu, Teupin Mane, Alue Kulus, Rongka, Welhni Lempahan, dan Lawe Mengkudu ini pada umumnya berada pada jalur penghubung antara Bireun dan Bener Meriah,"
Rute itu sendiri dinilai sangat krusial. Targetnya, semua titik jalan dan jembatan yang rusak bisa selesai diperbaiki paling lambat akhir tahun ini.
"Ini merupakan jalur krusial karena salah satu titik atau ruas jalan yang kita harapkan nanti bisa segera terhubung, Kementerian PU menyampaikan bahwa ini targetnya hampir semua dari titik-titik jalan maupun jembatan ini akan diupayakan selesai tidak lebih dari akhir Desember,"
Artikel Terkait
Keluarga Korban Tolak Damai, Tuntut Keadilan untuk Kucing yang Ditendang hingga Tewas di Blora
Polisi Ungkap Motif Perampokan Sadis di Boyolali: Utang Judi Online
KPK Tetapkan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Baru Kasus Gratifikasi Rp2,5 Miliar
Pandji Selesaikan Pemeriksaan Kasus Dugaan Penistaan Agama di Polda Metro Jaya