Namun begitu, ambisi ini bukan tanpa persiapan. Untuk mewujudkannya, BPSDM Kalbar sudah mulai bergerak. Mereka telah melakukan koordinasi intens dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI guna memetakan kebutuhan.
“Kami sudah berkomunikasi dengan LAN RI terkait apa saja yang harus dipersiapkan agar BPSDM Kalbar layak menjadi penyelenggara PKN Tingkat II, mulai dari sarana prasarana dan tata kelola di kelembagaan tersebut,” ungkap Windy.
Target waktu pun sudah ditetapkan. Windy berharap pada akhir 2026, lembaganya sudah bisa membuka pendaftaran untuk peserta PKN Tingkat II. Pesertanya tak hanya dari Kalbar, tapi juga dari provinsi lain.
Optimisme itu punya dasar. Dari data yang ada, setidaknya masih ada sekitar 100 jabatan Eselon II di Kalbar yang belum mengikuti PKN Tingkat II. Angka itu belum termasuk yang akan naik jabatan nantinya.
“Kami optimis akan bisa menjadi penyelenggara,” ujar Windy menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Bapanas Pantau Pasar Makassar, Harga Pangan Pokok Kembali Stabil
ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Penyeberangan ke Siwa-Kolaka Sampai 10 April 2026
Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tiba di Rumah Duka di Pondok Pinang
Iran Beri Sinyal Positif, Kapal Pertamina Dipertimbangkan Lintasi Selat Hormuz