Ledakan keras mengguncang terminal minyak Tamanneftegaz di kawasan Krasnodar, Rusia, pada Senin malam. Kebakaran hebat pun menyusul. Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, merekalah yang berada di balik serangan itu.
Lewat sebuah pernyataan di Telegram, militer Ukraina menjelaskan target mereka. Terminal itu, kata mereka, adalah bagian penting dari infrastruktur energi Rusia. Fungsinya? Mendanai dan mendukung logistik pasukan mereka yang berperang di Ukraina.
Ini bukan kali pertama, tentu saja. Serangan terhadap sektor energi Rusia sudah jadi pola yang berulang.
Baru beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis lalu, drone Ukraina menghantam sebuah kapal tanker di pelabuhan Rostov-on-Don, yang juga terletak di selatan Rusia. Kejadiannya cukup parah.
Wali Kota Rostov-on-Don, Aleksandr Skryabin, mengonfirmasi dampak serangan itu. "Serangan menewaskan dan melukai sejumlah orang," ujarnya. Api juga berkobar akibat insiden tersebut.
Jadi, serangan di Krasnodar malam tadi seperti melanjutkan sebuah strategi. Ukraina tampaknya berusaha mengganggu rantai pasokan yang vital, mencoba menggerogoti kemampuan tempur lawan dari belakang garis depan.
Artikel Terkait
Uang Passolo Sukses Gelar Nobar Serentak di Jakarta dan Makassar, Diapresiasi Ratusan Penonton
Anggota DPR Pertanyakan Kesenjangan Data Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan
Kazakhstan Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Indonesia Pilih Pendekatan Berjenjang
Mensesneg Tegaskan TNI-Polri Tetap Pilar Utama Pengamanan Ramadan dan Lebaran