Kabarnya, dua pendaki asal Sleman, Yogyakarta, belum ditemukan sejak Sabtu lalu. Mereka terakhir terlihat di lereng Gunung Merapi. Rute yang mereka ambil adalah melalui Dukuh Kali Talang, di Desa Balerante, Kemalang, Klaten.
Menurut Jino, seorang relawan di Lereng Merapi, awalnya ada tiga orang dalam kelompok itu. Cuma satu yang berhasil turun dengan selamat. Dua lainnya? Masih hilang, dan pencarian terus digencarkan.
"Para relawan Lereng Merapi termasuk SAR Klaten Tengah melakukan pencarian terhadap dua orang tersebut. Sampai saat ini belum ditemukan,"
kata Jino, pada Senin (22/12).
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, ketiganya memang berasal dari Sleman. Satu pendaki yang selamat tiba di Desa Tegalmulyo sekitar pukul sembilan pagi di hari Sabtu itu. Ia langsung melapor.
Di sisi lain, Indriarto dari tim SAR Klaten mengonfirmasi laporan tersebut. Begitu kabar pendaki tersesat diterima, timnya langsung bergerak untuk berkoordinasi dan memulai pencarian.
"Dari tiga pendaki, baru satu yang turun. Kemudian melaporkannya kepada pihak terkait,"
ujar Indriarto.
Cerita dari pendaki yang selamat itu cukup mengkhawatirkan. Katanya, kedua rekannya itu nekat melanjutkan pendakian. Padahal, status Merapi saat itu Siaga III dan aktivitas pendakian sebenarnya dilarang keras. Mereka tetap naik.
Pencarian? Masih berlangsung sampai berita ini diturunkan. Sayangnya, belum ada titik terang. Kedua pendaki yang hilang itu disebut berasal dari Gamping dan Cangkringan, Sleman.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Filipina, Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN
Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil, Investor Wait and See
Pemprov Sulsel Usul Kenaikan Tarif BBNKB dari 7 Persen Menjadi 10 Persen