Kritiknya tak berhenti di situ. Ia menilai ada sikap merendahkan yang mendasar dari penguasa terhadap rakyatnya. "Warganya dianggap bego, warganya dianggap nggak tau apa-apa…"
Pernyataan sang profesor ini kemudian diangkat oleh Watchdoc Documentary melalui sebuah cuitan di Twitter. Mereka menyoroti kontras yang tajam antara anggapan rezim dan realitas di lapangan.
Cuitan yang dilengkapi dengan video klip pernyataan Savirani itu beredar pada akhir Desember 2025. Ungkapan itu, singkat namun menusuk, seakan merangkum seluruh kegelisahan yang disampaikan sang akademisi.
"Prof. Dr. Amalinda Savirani, S.I.P., M.A. adalah Guru Besar di Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Artikel Terkait
Mentan: Stok Beras Nasional Aman untuk 324 Hari ke Depan
Komnas HAM: Pemulihan Korban Penyiran Air Keras Andrie Yunus Bisa Capai Dua Tahun
Resep dan Tips Membuat Pie Susu Bali yang Renyah dan Lumer di Rumah
Kementan dan Jabar Antisipasi Kemarau Panjang 2026 untuk Jaga Produksi Padi