Lampung Siap Hadapi Gelombang Nataru, Puncak Arus Diprediksi Dua Kali
Lampung Geh, Bandar Lampung Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan Lampung mengklaim semua moda transportasi sudah siap. Mulai dari kapal penyeberangan, pesawat, kereta api, sampai bus semuanya dipastikan siap mengangkut penumpang.
Menurut Kepala Dishub setempat, Bambang Sumbogo, puncak arus perjalanan bakal terjadi beberapa kali. Untuk arus kedatangan Natal, salah satu puncaknya adalah tanggal 24 Desember nanti.
“Untuk Natal, puncak kedatangan itu dua kali. Tanggal 24 Desember salah satunya,” jelas Bambang.
Lalu, bagaimana dengan arus mudik dan balik? Puncaknya diperkirakan jatuh pada 30 dan 31 Desember. Nah, arus balik sendiri diprediksi masih akan berlanjut sampai tanggal 4 Januari.
“Kemudian puncak mudik dan balik juga dua kali, yaitu tanggal 30 dan 31, sedangkan arus balik diperkirakan sampai 4 Januari,” tambahnya.
Kalau dibandingin dengan Lebaran, volume Nataru ini ternyata lebih rendah. Bambang bilang, proyeksinya cuma sekitar separuh dari beban angkutan Idul Fitri. Makanya, pengaturan transportasi pun disesuaikan dengan proyeksi itu.
“Angkutan Natal ini tidak separah Lebaran. Kita memperkirakan sekitar separuh dari angkutan Lebaran,” ujar dia.
Soal kesiapan, dia memastikan penambahan kapasitas sudah dilakukan. Untuk udara, ada banyak extra flight. Kereta api juga sudah menyiapkan kereta tambahan. Bus dan angkutan darat lainnya pun diklaim siap beroperasi.
“Setelah kapasitas mencukupi, penyeberangan sudah siap. Angkutan udara Alhamdulillah banyak extra flight, kereta api juga sudah siap dengan kereta-kereta tambahan, dan bus serta angkutan darat lainnya juga siap,” paparnya.
Namun begitu, bukan berarti tanpa kendala. Ada ancaman cuaca ekstrem yang sempat bikin was-was, terutama pengaruh siklon tropis di perairan sekitar Lampung. Ini bisa mengganggu kelancaran perjalanan, khususnya transportasi laut dan udara.
Tapi kondisi terakhir dilaporkan sudah membaik. Bambang menyebut, meski hujan masih turun, arus transportasi sudah kembali normal.
“Yang memang dikhawatirkan itu pengaruh siklon. Tapi Alhamdulillah kemarin BPBD sudah membuka pos dan melakukan monitoring, baik di BPBD maupun di bandara, dan sudah ada tindakan antisipasi,” katanya.
“Kemarin tanggal 17 sampai 18 memang ada pengaruh siklon. Sekarang hari ini sudah clear, sudah lancar. Mudah-mudahan ke depan kondisinya tetap membaik,” tutup Bambang.
Jadi, intinya semua sudah disiapkan. Tinggal nunggu waktu pelaksanaannya saja.
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai