Di tengah kerusakan yang terlihat cukup serius, ada kabar baik. Bergas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Permukiman warga di sekitarnya pun dilaporkan aman, tidak ikut terdampak banjir bandang.
Menyikapi kejadian itu, pengelola langsung menutup akses ke objek wisata. Meski banjirnya sudah mulai surut, kerusakan yang ditinggalkan ternyata signifikan.
“Banjir mulai reda tapi jembatan terbawa arus banjir dan Pemandian Pancuran 13 rusak parah,” tuturnya.
Jadi, saat ini kondisi lokasi masih dalam proses pemulihan. Jembatan hilang, fasilitas pemandian rusak berat pemandian air panas itu jelas butuh waktu untuk bisa beroperasi kembali seperti sedia kala.
Artikel Terkait
Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar
Polda Jateng Bongkar Investasi Walet Bodong, Korban Rugi Rp78 Miliar
Tiga Ibu-ibu Boncengan Tiga Tanpa Helm Tabrakan di Bangkalan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Warga Amuk Pencuri Perkutut di Pasuruan, Pelaku Diduga ODGJ