MANADO – Targetnya jelas: Terminal Tipe A Malalayang di Manado harus rampung direvitalisasi sebelum tahun 2026. Proyek ini sedang dikebut, dengan garis finish ditetapkan pada 31 Desember 2025 mendatang. Waktunya memang tak lama lagi.
Menurut Abraham Takumansang, Pengawas Satuan Pelayanan terminal tersebut, pekerjaan yang sedang berlangsung ini merupakan fase kedua. Fase pertama, katanya, sudah lebih dulu diselesaikan.
“Di tahap dua ini kita fokus pada penataan sisi luar, mulai dari pengaspalan, pemagaran, dan drainase,” jelas Abraham.
Ia tak segan-segan menyebut bahwa hasil akhir nanti akan luar biasa. Terminal Malalayang, klaimnya, bakal menjadi yang paling megah di kawasan Indonesia Timur. Impiannya memang besar.
Untuk mewujudkannya, terminal ini akan dilengkapi sejumlah fasilitas berstandar nasional. Tujuannya satu: meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan para pengguna jasa.
“Kita sediakan ruang tunggu yang lebih nyaman, ada ruang musala dan untuk ibu menyusui. Lalu untuk pembelian tiket sudah kita atur juga supaya lebih tertata, dan ada pengeras suara yang akan mengarahkan penumpang,” paparnya lebih rinci.
Dengan segala persiapan itu, Abraham optimis. “Jika berjalan sesuai rencana, tahun 2026 kita akan segera resmikan,” tutupnya penuh harap.
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai