Jakarta bakal ramai sekali dengan arus mudik. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, PT Jasa Marga memproyeksikan sekitar 2,9 juta kendaraan akan keluar dari ibu kota. Angkanya memang cuma naik tipis, sekitar 0,9 persen dibanding tahun lalu. Tapi tetap saja, itu jumlah yang sangat besar.
Prediksi ini nggak asal tebak, lho. Mereka punya dasarnya. Jasa Marga mengolah data dari pemantauan lalu lintas tahun sebelumnya, plus lalu lintas harian rata-rata selama hampir setahun terakhir. Semua informasi itu dipakai buat mengira-ngira dan akhirnya bersiap menghadapi gelombang kendaraan yang akan membanjiri jalan tol.
“Jadi kami mempredisikan bahwa arus keluar akan mencapai 2,9 juta, dan yang utama ini adalah di Cikampek Utama ini akan tumbuh dibanding dengan normal adalah 11,2 persen, tetapi kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya pertumbuhannya 0,9 persen,”
Demikian penjelasan Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono. Ia berbicara usai apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat lalu.
Menurut Rivan, koordinasi dengan Korlantas Polri sudah berjalan intens. Tujuannya satu: memastikan pelayanan lalu lintas selama Nataru berjalan semestinya. Berbagai langkah antisipasi pun sudah disiapkan untuk jaga keamanan dan kelancaran.
“Jadi saya dan mungkin kami bersama rekan Korlantas yang seperti disampaikan oleh Pak Astamaops selalu berkoordinasi, di dalam Natal ini diperkirakan tidak ada pengalihan karena dalam visi resil dengan pertumbuhan 0,9 masih bisa dalam pengendalian baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Polri sendiri sudah siap siaga. Operasi Lilin 2025 resmi digelar mulai 20 Desember nanti hingga 4 Januari 2026. Bayangkan, operasi ini melibatkan personel gabungan yang jumlahnya hampir 147 ribu orang! Rinciannya, 77 ribuan lebih dari Polri, sekitar 13 ribu dari TNI, dan sisanya dari berbagai instansi terkait.
Mereka nanti akan tersebar di ribuan posko. Total ada 2.903 pos yang disiapkan, terdiri dari pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu. Tugasnya berat: mengamankan puluhan ribu objek vital. Mulai dari gereja, mall, terminal, stasiun, sampai bandara, pelabuhan, tempat wisata, dan lokasi perayaan tahun baru. Semua titik keramaian itu akan diawasi ketat.
Jadi, meski kenaikannya kecil, persiapan untuk menyambut arus mudik Nataru tahun depan ternyata nggak main-main. Semua pihak terlihat sudah bersiap dari sekarang.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Enam Tersangka OTT Bea Cukai, Satu Buron dan Bukti Rp40,5 Miliar Disita
Anggota DPR Dorong Kajian Ulang Label Halal Whip Pink Atas Kekhawatiran Penyalahgunaan
Gempa Megathrust Magnitudo 6,2 Guncang Pacitan, Satu Rumah Ambruk
PSM Makassar Dihukum Denda Rp60 Juta, Tapi Bebas Sanksi Transfer FIFA