Menurutnya, keterbukaan informasi publik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan. Sebuah hal yang punya manfaat nyata bagi rakyat.
“Menjadikan keterbukaan informasi publik ini adalah satu kebutuhan, yang ada manfaatnya, maka insyaallah keterbukaan ini akan dapat dijalani dengan baik, dan akan mendapatkan hasil yang baik,” tegas Donny.
Lebih jauh, ia menyoroti satu faktor krusial: peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Keberhasilan program ini, menurut Donny, sangat bergantung pada dua hal.
“Kalau PPID-nya kuat, didukung oleh pimpinan badan publik, keterbukaan informasi publik itu tidak hal yang susah,” tandasnya.
Pada akhirnya, penghargaan ini diharapkan bukan jadi titik akhir. Melainkan pemacu. Baik untuk kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas keterbukaan informasi secara berkelanjutan. Karena di situlah fondasi kepercayaan publik dibangun.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral