Menurutnya, keterbukaan informasi publik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan. Sebuah hal yang punya manfaat nyata bagi rakyat.
“Menjadikan keterbukaan informasi publik ini adalah satu kebutuhan, yang ada manfaatnya, maka insyaallah keterbukaan ini akan dapat dijalani dengan baik, dan akan mendapatkan hasil yang baik,” tegas Donny.
Lebih jauh, ia menyoroti satu faktor krusial: peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Keberhasilan program ini, menurut Donny, sangat bergantung pada dua hal.
“Kalau PPID-nya kuat, didukung oleh pimpinan badan publik, keterbukaan informasi publik itu tidak hal yang susah,” tandasnya.
Pada akhirnya, penghargaan ini diharapkan bukan jadi titik akhir. Melainkan pemacu. Baik untuk kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas keterbukaan informasi secara berkelanjutan. Karena di situlah fondasi kepercayaan publik dibangun.
Artikel Terkait
Malaikat di Roma yang Mirip PM Meloni Picu Polemik Politik
Utusan AS dan Rusia Gelar Pembicaraan Rahasia di Florida, Bahas Jalan Damai Ukraina
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak