Kegiatan Belajar di SDN Kalibaru 01 Kembali Normal, Satu Guru Masih Dioperasi

- Senin, 15 Desember 2025 | 19:42 WIB
Kegiatan Belajar di SDN Kalibaru 01 Kembali Normal, Satu Guru Masih Dioperasi

Suasana di SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, akhirnya mulai kembali seperti biasa. Setelah sempat heboh karena insiden tabrakan mobil pengangkut makanan bergizi minggu lalu, aktivitas belajar mengajar di sekolah itu kini sudah berjalan normal. Hal ini dipastikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

“Proses belajar mengajar di sekolah tersebut sudah berlangsung. Sudah seminggu sejak kejadian, dan hari ini keadaan sudah berangsur normal,” ujar Pramono di Balai Kota, Gambir, Senin (15/12).

Namun begitu, kabar buruk masih menyelimuti sebagian korban. Menurut gubernur, masih ada yang harus menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satunya adalah seorang guru yang kondisinya cukup serius.

“Tetapi bagi yang belum pulang, masih ada yang di rumah sakit. Termasuk gurunya, sedang dilakukan operasi untuk kakinya,” jelasnya.

Untungnya, nasib para siswa terlihat lebih baik. Pramono menyebut bahwa kondisi anak-anak sudah tertangani dengan baik. “Kalau yang anak-anak semuanya udah tertangani dengan baik. Saya udah ketemu itu sudah,” ucapnya dengan nada lega.

Insiden naas itu sendiri terjadi pada Kamis (11/12) pagi. Sebuah mobil boks pengangkut makanan bergizi gratis (MBG) menabrak sejumlah murid dan guru di lingkungan sekolah. Akibatnya, korban pun berjatuhan.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan jumlah pastinya. “Itu menimbulkan korban seluruhnya ada 22. Ada 11 yang sudah kembali ke rumah. Ada 4 yang sedang di-handle di RS Cilincing, di sini 7 orang, termasuk 1 guru,” katanya di RSUD Koja, Kamis sore.

Di sisi lain, polisi sudah bergerak cepat. Sopir mobil boks tersebut, Adi Irawan (34), tak lama kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

“Saudara AI kami tetapkan sebagai tersangka dan kami sudah yakin dengan alat-alat bukti yang kami miliki,” tegas Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, dalam jumpa pers pada Jumat (12/12).

Kini, meski luka fisik dan trauma masih perlu waktu untuk pulih, setidaknya bunyi bel sekolah dan riuh rendah anak-anak sudah kembali terdengar di SDN Kalibaru 01 Pagi.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar