Putin Buka Pertemuan dengan Prabowo Lewat Ungkapan Duka untuk Korban Banjir Indonesia

- Rabu, 10 Desember 2025 | 19:12 WIB
Putin Buka Pertemuan dengan Prabowo Lewat Ungkapan Duka untuk Korban Banjir Indonesia

Pertemuan bilateral di Istana Kremlin, Rabu (10/12), dibuka dengan nada yang hangat. Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan delegasi Indonesia. Rupanya, ada satu hal yang ingin ia sampaikan lebih dulu, sebelum pembicaraan resmi dimulai.

“Tapi di awal saya mau menyampaikan kata-kata bela sungkawa terkait dengan banjir yang menimpa Indonesia dan menimpa bangsa Indonesia,” ujar Putin.

Pernyataan itu langsung mengalihkan suasana. Putin menyampaikan dukanya atas musibah banjir dan longsor yang melanda Sumatera. Baru setelah itu, ia kembali ke nada sambutan yang lebih formal.

“Yang Mulia Bapak Presiden dan teman-teman yang terhormat, kami sangat berbahagia melihat Anda semua berada di sini hari ini.”

Ia lalu melanjutkan, “Kami sudah bersepakat dulu tentang pertemuan ini, saya ingat ada rencana yang sangat besar.”

Pertemuan ini bukan yang pertama bagi keduanya. Putin mengingatkan Prabowo tentang pertemuan mereka sebelumnya di China, yang membahas kelanjutan kontak kedua negara.

“Di pertemuan di China yang berkaitan dengan selesainya Perang Dunia II kami sudah bertemu dan kami sudah bersepakat bahwa kami akan melanjutkan kontak dengan Bapak,” tuturnya.

Tak lupa, Putin juga menyelipkan apresiasi. Ia berterima kasih atas kehadiran Prabowo di forum ekonomi di St. Petersburg beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Juni tahun ini. Menurutnya, hubungan kedua negara terus berkembang dengan baik, apalagi di momen yang cukup spesial.

“Hubungan kami berkembang sangat konsisten pada tahun ini menyambut 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara negara kita.”

Ia menambahkan, “Komisi bersama ekonomi juga bekerja dengan bagus.”

Pertemuan itu pun berlanjut dengan agenda yang telah direncanakan. Namun, sentuhan belasungkawa di awal tadi, memberikan warna tersendiri pada diplomasi hari itu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar