Di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa malam itu, suasana pleno terasa tegang. Dari rapat itulah kemudian muncul nama KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU, menggantikan posisi Yahya Cholil Staquf. Penetapan ini diharapkan bisa menjadi titik terang.
Usai pengumuman, Zulfa Mustofa langsung merendah. Di hadapan para tokoh yang hadir, ia menegaskan posisinya yang sederhana.
"Saya bukan siapa-siapa," ujarnya dengan nada rendah hati.
"Saya ini santri daripada Rais Aam, dan juga santri Syuriyah PBNU. Tentu juga santri kiai-kiai pesantren besar yang malam ini tidak bisa hadir."
Artikel Terkait
Babinsa Kemayoran Dihukum Berat Usai Insiden Penjual Es Gabus
Prabowo Pacu Proyek 141 Ribu Rumah Subsidi, Cikarang Jadi Lokomotif
Makan Bergizi Lebih Mendesak, Bappenas: Kasih Kail, Bisa Keburu Mati Duluan
Kebakaran Cikini Padam, Listrik Warga Terganggu