Penanganan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, terus diperkuat oleh Kementerian Sosial. Mereka tak bekerja sendirian. Di lapangan, upaya ini dikeroyok bersama oleh BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan tentu saja, para relawan yang tak kenal lelah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan penjelasan dari Jakarta pada Senin (8/12). Ia menegaskan kesiapan stok logistik yang dimiliki.
"Kemensos terus bekerja sesuai yang bisa dilakukan. Kita punya buffer stock di dinas (sosial) provinsi, kabupaten, kota dan lumbung-lumbung sosial," ujar Gus Ipul.
Bantuan konkretnya sudah mengalir sejak pekan lalu. Menurut data yang berhasil dihimpun, pada Kamis (4/12) lalu, Gudang Sentra Insyaf Medan milik Kemensos telah mendistribusikan logistik senilai Rp 728 juta lebih ke Dinas Sosial Tapteng. Isinya beragam, mulai dari 1.000 paket makanan anak, ratusan paket family kit dan kidsware, hingga tenda gulung, kasur, selimut, dan peralatan penunjang seperti penjernih air dan dapur umum lapangan.
Tak berhenti di situ, esok harinya pada Jumat (5/12), kiriman serupa kembali diberangkatkan dengan nilai hampir Rp 587 juta. Rinciannya bertambah dengan adanya genset dan dumplap, di samping kebutuhan sandang dan tempat tinggal darurat untuk warga.
Artikel Terkait
Trump Bentuk Dewan Perdamaian Gaza: Solusi atau Jebakan bagi Palestina?
Gencatan Senjata Diperpanjang, Damaskus Ambil Alih Kamp ISIS dari Kurdi
Tragedi di Gunung Tidar: Pohon Tumbang Tewaskan Peziarah, Empat Lainnya Terluka
Tanah Longsor Tewaskan 10 Jiwa, 82 Warga Pasirlangu Masih Hilang