Pernyataan itu disampaikannya kepada Hi!Pontianak pada Senin, 8 Desember 2025. Bagi Feri dan tetangga-tetangganya, langkah ini penting. Tanpa itu, banjir yang kerap menyapu masuk ke dalam rumah akan terus berulang, dan kerugian masyarakat pun tak terhindarkan.
Di sisi lain, kondisi di lapangan memang memprihatinkan. Hingga hari ini, aliran air terlihat naik cukup deras lebih tinggi dari biasanya. Arusnya pun kencang.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, genangan air sudah mencapai sebatas lutut orang dewasa. Dan yang mengkhawatirkan, permukaannya masih terus merangkak naik, pelan tapi pasti, menggenangi jalan dan halaman rumah.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi