Pondok Krapyak Serukan Harmoni, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pimpinan NU

- Minggu, 07 Desember 2025 | 23:10 WIB
Pondok Krapyak Serukan Harmoni, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pimpinan NU

YOGYAKARTA Suara penting dari Pondok Pesantren Krapyak akhirnya keluar, menanggapi riuh yang belakangan mengemuka di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Lewat sebuah maklumat resmi, para pengasuh pesantren legendaris itu mengimbau agar otoritas para kiai sepuh dihormati. Mereka meminta PBNU tidak mengambil langkah-langkah yang justru bisa memicu kegaduhan di dalam tubuh jam’iyyah.

Ketua Yayasan Ali Maksum, KH. Afif Hasbullah, menegaskan hal ini pada Minggu (7/12/2025).

“Pendekatan kekeluargaan ala pesantren harus jadi dasar. Ini untuk merawat kelangsungan khidmah demi kejayaan NU,” ujarnya.

Menurutnya, munculnya pola-pola yang tidak biasa justru berpotensi membuka ruang ketidakstabilan di tengah masyarakat luas.

Di sisi lain, dukungan untuk pimpinan NU saat ini juga ditegaskan. Ketua Yayasan al-Munawwir Krapyak, KH. Ahmad Shidqi Masyhuri, menyatakan pesantren secara tegas berdiri di belakang Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Dukungan ini akan terus mengalir hingga Muktamar mendatang, sesuai aturan organisasi yang berlaku.

“Dari Krapyak, kami mendorong agar apa pun persoalannya, penyelesaian harus melalui mekanisme organisasi yang benar. Musyawarah harus diutamakan,” tegas Ahmad Shidqi.

Nada serupa terdengar kuat dalam maklumat itu. Pesantren Krapyak menilai, ketegangan yang justru diperkeruh dengan langkah-langkah di luar mekanisme resmi jam’iyyah sangat berbahaya. Belum lagi pernyataan-pernyataan provokatif yang mudah tersebar di media sosial. Semua itu, di mata mereka, hanya akan mengganggu kerja organisasi dan merusak stabilitas kelembagaan NU yang sudah dibangun puluhan tahun.

Karena itulah, seluruh Nahdliyin diajak untuk tenang.

“Perbanyak doa, jaga ketenangan, dan hindari konflik terbuka,” begitu pesan yang ditegaskan.

Terlepas dari dinamika ini, fokus utama Pesantren Krapyak tetaplah pada dunia pendidikan. Penguatan tradisi keilmuan serta pembinaan moral dan spiritual para santri adalah khidmah nyata mereka. Mereka berharap dinamika di PBNU cepat selesai secara tertib, agar program-program keumatan bisa kembali berjalan stabil tanpa hambatan.

Maklumat penting ini ditandatangani oleh sederet nama besar pengasuh Pesantren Krapyak. Di antaranya KH. Jirjis Ali Maksum, KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir Munawwir, dan Nyai Hj. Ida Fatimah Zaenal Abidin. Kemudian ada juga KH. Muhtarom Busyro, KH. R. Chaidar Muhaimin Afandi, serta KH. Ahmad Shidqi Masyhuri sendiri.

Tak ketinggalan, KH. Nilzam Yahya, KH. Munawwar Ahmad Munawwir, Nyai Hj. Ida Rufaida Ali Maksum, dan KH. Fairuzi Afiq Dalhar Munawwir juga turut membubuhkan tanda tangan, bersama pengasuh lainnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar