Mengenai situasi kemanusiaan, nada suaranya berubah. Dia mengkritik keras kondisi selama gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober itu. Israel, katanya, masih menghalangi masuknya material-material tertentu ke Gaza. "Seolah-olah kita masih berperang," ucapnya dengan nada kesal.
Pernyataan tentang penyerahan senjata ini tentu menarik. Sebab, Hamas punya sejarah panjang menolak ide pelucutan senjata. Bagi mereka, itu adalah garis merah yang tak boleh disentuh.
Sementara itu, Israel punya tuntutan yang justru berkebalikan. Mereka bersikeras bahwa pelucutan senjata Hamas dan kelompok Palestina lain di Gaza adalah syarat mutlak untuk masuk ke fase kedua perjanjian gencatan. Sebuah jalan buntu yang klasik.
Pewarta: Xinhua
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Rabu
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian