Kapal Imigran Karam di Perairan Yunani, 18 Tewas

- Minggu, 07 Desember 2025 | 03:06 WIB
Kapal Imigran Karam di Perairan Yunani, 18 Tewas

Sabtu (6/12) lalu, sebuah kapal imigran karam di perairan selatan Yunani. Jaraknya sekitar 40 kilometer dari Pulau Chrysi. Tragisnya, 18 orang dilaporkan tewas dalam musibah itu.

Menurut sejumlah saksi, kejadian ini berawal dari laporan sebuah kapal kargo Turki. Mereka yang melihat langsung lalu menghubungi pihak berwenang Yunani.

"Kapal ini terdeteksi sebuah kapal kargo Turki, lalu mereka mengontak pihak berwenang Yunani. Mereka yang selamat dibawa ke pulau Kreta," jelas seorang petugas, seperti dikutip Reuters.

Bagi Yunani, peristiwa semacam ini seolah mengingatkan kembali pada masa-masa sulit. Negeri ini pernah menjadi garis depan dalam krisis migran besar antara 2015 dan 2016. Kala itu, gelombang manusia dari Timur Tengah dan Afrika jutaan orang mencari perlindungan, dengan Yunani sebagai gerbang utama menuju Eropa.

Memang, arus pengungsi sempat mereda. Tapi keadaan berubah lagi tahun lalu. Ada lonjakan signifikan kedatangan imigran yang berangkat dari Libya. Rute mereka pun bergeser.

Alih-alih ke pulau-pulau di utara, kini tujuan banyak yang menuju ke selatan. Pulau Kreta, Gavdos, dan Chrysi tiga titik di Laut Aegea yang paling dekat dengan pesisir Afrika menjadi persinggahan pertama yang penuh risiko. Laut di sana bisa berubah-ubah, dan perjalanan dengan kapal tak layak selalu mengancam nyawa.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar