Sebanyak 5.955 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran polsek dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan respons atas rencana demonstrasi yang akan digelar oleh mahasiswa dari berbagai universitas.
Aksi unjuk rasa direncanakan berlangsung di tiga titik utama, yakni Jalan Medan Merdeka Selatan, depan Gedung DPR/MPR RI, dan Jalan Kwitang Raya. Selain menyiagakan personel di lapangan, kepolisian juga telah memetakan sejumlah langkah antisipasi untuk merespons dinamika situasi yang mungkin terjadi selama jalannya aksi.
Polisi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar mematuhi prosedur administrasi yang telah ditentukan. Langkah ini, menurut pihak kepolisian, bertujuan agar kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengimbau kepada warga masyarakat apabila ingin hadir di dalam menyampaikan aspirasi silahkan, Polda Metro Jaya, Kepolisian RI tidak pernah melarang. Tapi bagi mereka yang tidak memiliki kepentingan terkait agenda-agenda itu bisa untuk melokalisir. Tidak bergabung pada saat proses pengamanan oleh proses kepolisian,” kata Kombes Budi Hermanto dalam keterangan resminya.
Artikel Terkait
Danantara Pastikan Pemisahan Fungsi Aset dan Investasi untuk Lindungi BUMN dari Risiko
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Warga Jakarta Bisa Masuk Ancol Gratis pada 22, 27, dan 28 Juni 2026, Cukup Tunjukkan KTP
Pemerhati yang Awalnya Ragukan Ijazah Jokowi Justru Bongkar Manipulasi Informasi Michael Sinaga