Pengakuan mengejutkan datang dari penyanyi muda Betrand Peto Putra Onsu yang mengaku pernah menjadi korban kekerasan fisik berupa tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai "tante". Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui unggahan di media sosial yang langsung memicu perbincangan publik di tengah memanasnya konflik keluarga pasca perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah.
Dalam unggahannya, Betrand yang akrab disapa Onyo itu membela Ruben Onsu sebagai ayah angkatnya. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Ruben tidak pernah melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya selama menjadi orang tua baginya. Pengakuan ini sekaligus menjadi bantahan atas berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat.
Di balik sorotan tersebut, sosok Betrand Peto memiliki perjalanan hidup yang menarik untuk ditelusuri. Remaja kelahiran Ruteng, Nusa Tenggara Timur, 14 Maret 2005 ini pertama kali dikenal publik setelah video dirinya menyanyikan lagu daerah Manggarai viral di media sosial. Suara merdunya berhasil menarik perhatian Ruben Onsu dan Sarwendah, yang kemudian resmi mengangkatnya sebagai anak pada tahun 2019.
Sejak bergabung dengan keluarga Onsu, karier Betrand di industri hiburan terus menanjak. Ia tidak hanya dikenal sebagai penyanyi dengan lebih dari lima lagu yang telah dirilis, tetapi juga merambah profesi sebagai presenter dan bintang berbagai program televisi. Popularitasnya kian melesat seiring dengan konsistensinya tampil di layar kaca.
Sementara itu, di tengah kesibukannya sebagai artis, Betrand tetap menjalani pendidikan formal. Ia diketahui melanjutkan sekolah di Jakarta setelah pindah dari kampung halamannya. Pendidikan tingkat SMP pertama kali ia tempuh di SMP Negeri 1 Ruteng Cancar sebelum akhirnya pindah ke SMP Perguruan Cikini pada 2019. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan menengah atas di Morning Star Academy dan berhasil menyelesaikannya dengan baik.
Betrand Peto Putra Onsu, yang memiliki nama lahir Alfonsius Toribio Tenkudi, kini telah berusia 21 tahun. Meski aktif di dunia hiburan sejak usia remaja, ia berusaha menyeimbangkan antara karier dan pendidikan. Keberhasilannya menyelesaikan pendidikan SMA menjadi bukti bahwa ia tidak melupakan tanggung jawab akademis di tengah gemerlap industri hiburan.
Artikel Terkait
Kurang Tidur Kronis Tingkatkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke, Kata Dokter
dr. Tirta Ungkap Olahraga Rutin Stabilkan Imunitas, tapi Peringatkan Bahaya Latihan Berlebihan
Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juli 2026, Ini Amalan Doa Akhir dan Awal Tahun
Guru Besar UI Ungkap Tiga Langkah Ilmiah Keluar dari Jerat Kecanduan Pornografi