DPR Soroti Penanganan Bencana Sumatera: Bantuan Harus Merata, BBM Jangan Langka

- Jumat, 05 Desember 2025 | 16:30 WIB
DPR Soroti Penanganan Bencana Sumatera: Bantuan Harus Merata, BBM Jangan Langka

Di Lembang, Jawa Barat, Ketua DPR RI Puan Maharani berbicara soal penanganan bencana di Sumatera. Menurutnya, upaya yang dilakukan selama ini sudah maksimal. DPR tak cuma berkomunikasi, tapi juga turun tangan menyerahkan bantuan secara langsung.

"Kami meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa menangani kejadian ini lebih efektif, lebih baik dan lebih tanggap," ucap Puan, Jumat (5/12).

Namun begitu, ia meyakini semua pihak telah bekerja sekuat tenaga. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, kata dia, mutlak diperlukan selama masa tanggap darurat ini.

"Tapi kami meyakini semuanya sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melakukan hal-hal yang memang perlu dilakukan. Juga teman-teman di DPR pun sudah berusaha membantu, melaksanakan apa yang bisa kami lakukan," tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti laporan-laporan yang mengalir dari lapangan. Ia mendesak pemerintah agar segera menindaklanjuti daerah-daerah korban bencana yang masih terisolir dan belum kebagian bantuan logistik.

"Penanganan darurat ini seperti sekarang, tadi ada isu misalkan ini belum kejangkau, masih terisolir. Kami juga terus melakukan pengawasan dan komunikasi intensif dengan BNPB," jelas Cucun.

Ia menegaskan, pengawasan dari DPR terus berjalan. Setiap laporan yang masuk, langsung diteruskan untuk ditangani.

"Menanyakan bagaimana kalau ada laporan-laporan ke kita seperti ada desa-desa yang belum tersentuh, belum terjamah, kita minta segera penanganan langsung," tegasnya.

Jangkauan penanganan, menurut Cucun, harus benar-benar merata. Bukan cuma di Sumatera Utara, tapi seluruh provinsi yang terdampak. Ia memberi contoh wilayah seperti Gayo Luwes yang masih sulit diakses, baik dari Banda Aceh maupun dari Kualanamu.

Soal Kelangkaan BBM

Lebih lanjut, Cucun juga menyinggung masalah lain yang muncul: kelangkaan BBM. Imbas bencana, pasokan bahan bakar di sejumlah daerah dilaporkan menipis.

"Kita juga lakukan komunikasi dengan stakeholder, BBM," ujarnya.

Ia berharap masalah ini cepat diatasi. Jangan sampai kelangkaan justru memperparah kondisi di lapangan.

"BBM jangan sampai nanti daerah-daerah masih kosong, lapor-lapor dari bawah. Terus kita komunikasi dengan stakeholder yang menangani," pungkas Cucun.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar