jelas KJRI Hong Kong. Mereka menekankan bahwa koordinasi dengan otoritas lokal tak henti dilakukan.
“KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk melakukan upaya terbaik terkait repatriasi jenazah dan pemenuhan hak-hak korban,”
lanjut mereka.
Bayangkan saja, kedelapan blok apartemen yang hangus itu sebelumnya dihuni lebih dari empat ribu jiwa, berdasarkan data sensus. Kini, kehidupan mereka porak-poranda.
Upaya penanganan pengungsian sendiri tampaknya mulai menemui ritme. Lebih dari 1.100 warga yang semula mengungsi di pusat evakuasi, kini sudah dipindahkan ke rumah-rumah sementara. Tak hanya itu, ratusan pengungsi lainnya juga telah dibawa menginap di sejumlah hotel dan hostel. Sebuah langkah kecil untuk memulihkan sedikit rasa normalitas di tengah tragedi yang masih menyisakan banyak tanda tanya.
Artikel Terkait
Sopir Fortuner Relakan Mobil Ringsek Demi Selamatkan Nyawa di Depok
Target Zero Accident MBG 2026 Terganjal 1.242 Kasus Keracunan di Januari
Ijazah Jokowi dan Ujian Terakhir Kerahasiaan Publik
Haji Isam Pacu Hilirisasi, Jhonlin Group Garap Baterai Nikel di KEK Setangga