Senin pagi itu, suasana Bandar Udara Alas Leuser di Kutacane terasa berbeda. Presiden Prabowo Subianto tiba di Aceh Tenggara untuk melanjutkan agenda peninjauan daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera. Cuaca terik tak menyurutkan rencananya.
Helikopter Super Puma yang membawanya dari Bandara Kualanamu mendarat tepat pukul 11.35 WIB. Dari dalam helikopter, Prabowo pun muncul. Ia tak sendirian. Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Mensesneg Prasetyo Hadi terlihat mendampingi langkahnya.
Rencananya, dari bandara ini, Presiden akan langsung bergerak. Tujuannya jelas: melihat sendiri kondisi di lapangan.
“Prioritas pertama adalah meninjau Jembatan Pantai Dona yang putus,” ujar seorang staf di lokasi.
Setelah itu, rombongan akan berlanjut ke Posko Pengungsian di Desa Bambel Baru. Di sana, ratusan warga yang terdampak banjir masih bertahan, menunggu bantuan dan perhatian.
Sebelum mampir ke Aceh, perjalanan Prabowo dimulai dari Tapanuli Utara. Ia terbang dari Bandara Raja Sisingamangaraja XII menuju Kualanamu di Sumatera Utara, sebelum akhirnya melanjutkan penerbangan dengan helikopter menuju Kutacane. Perjalanan yang cukup panjang untuk memastikan bantuan dan perhatian pemerintah sampai ke titik terdampak.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu