Senin pagi itu, suasana Bandar Udara Alas Leuser di Kutacane terasa berbeda. Presiden Prabowo Subianto tiba di Aceh Tenggara untuk melanjutkan agenda peninjauan daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera. Cuaca terik tak menyurutkan rencananya.
Helikopter Super Puma yang membawanya dari Bandara Kualanamu mendarat tepat pukul 11.35 WIB. Dari dalam helikopter, Prabowo pun muncul. Ia tak sendirian. Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Mensesneg Prasetyo Hadi terlihat mendampingi langkahnya.
Rencananya, dari bandara ini, Presiden akan langsung bergerak. Tujuannya jelas: melihat sendiri kondisi di lapangan.
“Prioritas pertama adalah meninjau Jembatan Pantai Dona yang putus,” ujar seorang staf di lokasi.
Setelah itu, rombongan akan berlanjut ke Posko Pengungsian di Desa Bambel Baru. Di sana, ratusan warga yang terdampak banjir masih bertahan, menunggu bantuan dan perhatian.
Sebelum mampir ke Aceh, perjalanan Prabowo dimulai dari Tapanuli Utara. Ia terbang dari Bandara Raja Sisingamangaraja XII menuju Kualanamu di Sumatera Utara, sebelum akhirnya melanjutkan penerbangan dengan helikopter menuju Kutacane. Perjalanan yang cukup panjang untuk memastikan bantuan dan perhatian pemerintah sampai ke titik terdampak.
Artikel Terkait
Portugal Pakai Gelang Khusus untuk Diogo Jota Sepanjang Piala Dunia 2026
Emir Qatar Puji Kepemimpinan Prabowo dan Program Makan Bergizi Gratis, Konfirmasi Kunjungan ke Akhir 2026
Pemerintah Klaim Kepercayaan Investor Global Meningkat, Obligasi Danantara Diserap Pasar AS-Eropa-Asia
Danantara Raup 1,5 Miliar Dolar AS dari Obligasi Global Perdana, Permintaan Investor Tembus 4,6 Miliar Dolar