tambahnya lagi. Beasiswa ini nilainya Rp 3 juta per semester. Lumayan buat bantu biaya kuliah dan beli buku.
Namun begitu, Mu’ti tak menampik bahwa tantangan guru zaman sekarang makin kompleks. Apalagi dengan karakter murid yang makin beragam dan pengaruh era digital yang kian kuat.
“Di era digital, tugas guru makin berat gueu dihadapkan tantangan kehidupan yang makin hedonis dan materialistis, di aman kebahagiaan dan penghargaan dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material,”
tutupnya. Ya, begitulah. Di satu sisi ada upaya perbaikan tunjangan dan beasiswa, tapi di sisi lain tantangan mendidik di abad 21 juga nggak bisa dianggap enteng.
Artikel Terkait
Cuitan Dokter Tifa Soal Kondisi Hamba Allah yang Didesak Dibawa ke Luar Negeri
Blangkejeren-Kutacane Dibuka, Namun Jalan Masih Penuh Rintangan
Gus Ipul: Santunan Korban Jiwa Bencana Sumatera Mulai Disalurkan
Rocky Gerung Muncul di Rakernas PDIP, Dampingi Elite Partai di Ancol