Inara Rusli ternyata sudah tahu soal laporan yang dibuat Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya. Laporan itu menyangkut dugaan perselingkuhan dan perzinaan antara Inara dengan Insanul Fahmi, suami dari pelapor.
Di sisi lain, manajer Inara, Karina Putri, akhirnya angkat bicara. Ia mengaku sudah membahas masalah ini dengan mantan istri Virgoun itu. Tapi sampai saat ini, mereka belum mengambil sikap resmi.
"Kami sudah ada ngobrol internal, cuma ya belum sampai ada apa ya, kayak keputusan apa tuh belum. Jadi, memang kami masih lihat dulu," ucap Karina saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Soal reaksi Inara? Karina bilang, artis itu kaget setengah mati. Mereka semua sebenarnya ikut syok mendengar tuduhan yang dilayangkan.
"Kalau respon, ya kaget. Sama, kami semua kaget sih. Maksudnya, kenapa bisa ada seperti itu. Kami juga agak syok," katanya.
Meski begitu, pihak Inara belum secara tegas membantah tudingan Mawa. Menurut Karina, Inara sedang butuh waktu untuk menenangkan diri dulu.
"Kalau (bantahan) itu belum bisa ngomong banyak sih, karena kan kami juga belum ketemu nih sebenarnya. Tapi aku sudah by call tuh sudah, suda chat. Cuma memang belum ada pertemuan yang memang kami ketemu banget, itu belum," terangnya.
"Yang namanya orang kaget, pasti masih nenangin diri dululah. Jadi aku juga ngasih ruang buat dia supaya dia agak tenang dulu, baru nanti mungkin ajak bicara. Entah mungkin besok atau lusa, aku belum tahu," sambung Karina.
Sebelumnya, Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan suaminya sendiri, Insanul Fahmi, ke Polda Metro Jaya. Ia mengklaim punya bukti-bukti yang kuat, mulai dari rekaman CCTV, percakapan, hingga screenshot pesan singkat.
Menurut Mawa, perselingkuhan ini sudah berlangsung sejak Agustus 2025. Bahkan, ada rekaman CCTV yang menunjukkan kedua terlapor berada dalam satu kamar.
"Kami sudah datang, kami sudah ngobrol juga. (Suami saya) Mengakui, minta maaf. Kalau sekarang sudah enggak ada komunikasi lagi sama sekali," kata Wardatina Mawa dalam wawancara terpisah.
Artikel Terkait
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Pick Up India
Tes Urine Massal di Polres Jakarta Pusat, Satu Personel Positif Codeine karena Obat Batuk
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor di Sulsel