Suasana di tubuh PBNU belakangan ini memang tidak biasa. Isu tentang surat dari rapat harian Syuriyah yang meminta Gus Yahya mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum dalam waktu tiga hari, atau menghadapi pemberhentian, beredar cukup luas.
Prof. Mukri, selaku Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum, membenarkan keaslian dokumen tersebut. Lewat pesan singkat yang diterima redaksi, Jumat (21/11/2025), ia hanya menjawab singkat, "Benar."
Namun begitu, ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa kandidat pengganti Gus Yahya, Prof. Mukri memilih untuk tidak merespons. Alih-alih menjawab, ia justru meneruskan pesan dari Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul.
Gus Ipul meminta seluruh jajaran Nahdlatul Ulama untuk tidak gampang terprovokasi. Ia mendesak agar suasana tetap dijaga sejuk dan tidak memanas.
Artikel Terkait
Menara Haji Indonesia di Makkah Ditargetkan Beroperasi pada 2028
Depok Bergerak: Pelebaran Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Macet Kronis Sawangan
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas