Sebenarnya, rakyat sama sekali tidak membutuhkan MBG. Yang rakyat inginkan jauh lebih sederhana sekaligus fundamental: pekerjaan yang layak. Mereka butuh penghasilan yang cukup, sesuatu yang benar-benar bisa mensejahterakan keluarga.
Dengan penghasilan yang memadai, barulah mereka bisa menghidupi keluarganya, menyekolahkan anak-anak, dan memberi makan di meja mereka setiap hari. Itu kebutuhan nyata.
Jadi, mari kita katakan dengan jelas: MBG hanyalah omong kosong yang dibungkus dengan kemasan paling sempurna. Titik.
Artikel Terkait
Baduy Dalam Ditutup Tiga Bulan, Ritual Kawalu Mulai Pekan Depan
Polri Pacu Swasembada Jagung, 1,3 Juta Hektar Lahan Teridentifikasi
Atlet SEA Games 2025 Disambut Bonus Miliaran di Istana Negara
Ahok Buka Suara Soal Pemilihan Diatur yang Bikinnya Cabut dari Partai