Usai melakukan perbuatan keji itu, Selamat kabur begitu saja. Keluarga korban yang dikejutkan oleh jeritan kemudian segera memberi pertolongan pertama. Tak lama setelahnya, laporan pun diajukan ke pihak kepolisian.
Kondisi korban, seorang perempuan berinisial W (31), cukup memprihatinkan. "Korban mengalami luka bakar yang tergolong serius dan harus dirawat intensif di rumah sakit," tambah Maryadi.
Setelah melalui penyelidikan, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan Selamat. Pada Selasa, 18 November 2025, pelaku ditangkap.
Dari penelusuran lebih lanjut, terungkap bahwa rumah tangga mereka sebenarnya sudah retak. "Korban mengaku sudah berniat cerai karena suaminya jarang memberi nafkah. Sementara dari sisi pelaku, ia mengeluh tak pernah diberi kesempatan untuk berhubungan suami-istri," jelas Maryadi. Sungguh ironis, persoalan rumah tangga berujung pada kekerasan yang menyakitkan.
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik