Setelah proses profiling, tahap berikutnya adalah pendekatan personal saat saksi memasuki ruang pemeriksaan. Penyidik secara sengaja menghindari langsung menanyakan substansi perkara, dan lebih memilih membangun keakraban terlebih dahulu.
"Kita ngobrol dulu. Belum masuk ke materi pemeriksaan. Kita ngobrol dulu, ice breaking lah," jelas Asep.
Pendekatan budaya juga menjadi pertimbangan penting dalam proses pemeriksaan. "Ya, kalau dia diajak ngobrol dia lahir di Jawa, ya kita ngobrol pakai bahasa Jawa. Ngobrol," tambahnya.
Melalui metode ini, diharapkan proses pemeriksaan dapat berjalan lebih alami dan menghasilkan informasi yang lebih komprehensif untuk mendukung penyelesaian perkara.
Artikel Terkait
Hikmahanto Juwana Soroti Kekacauan Global Pasca-Serangan AS ke Venezuela
Operasi SAR Resmi Dihentikan, 145 Korban Masih Dinyatakan Hilang
Gus Ipul Buka Pintu Lebar untuk Koreksi Data Bansos
Mantan Menag Yaqut Siap Hadapi Proses Hukum, Kasus Kuota Haji Tembus Rp 1 Triliun