Belajar dari Sikap Arsul Sani Menghadapi Tuduhan Ijazah Palsu
Ditulis oleh: Erizal
Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani memberikan contoh nyata bagaimana menghadapi tuduhan ijazah doktoral palsu dengan kepala dingin. Dalam konferensi pers yang digelarnya, Arsul Sani menjelaskan secara rinci perjalanan 11 tahun menempuh pendidikan doktoral di Polandia dengan bukti-bukti otentik yang ia sampaikan secara transparan.
Tuduhan terhadap Arsul Sani bermula dari operasi yang dilakukan lembaga anti korupsi Polandia terhadap kampus tempatnya belajar. Meski kampusnya terlibat kasus suap, Arsul Sani dengan tegas membantah terlibat dalam praktik tidak terpuji untuk mendapatkan gelar doktornya.
Proses pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan MK berjalan dengan lancar dan membuktikan bahwa Arsul Sani tidak bersalah. Yang patut dicontoh adalah sikapnya yang tenang dan bijaksana dalam menghadapi seluruh proses pemeriksaan serta pertanyaan wartawan.
Artikel Terkait
Puncak Macet Parah, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah
600 Hunian Darurat Tuntas di Aceh Tamiang, BRI dan BUMN Pacu Pembangunan
Pemilik Warung Steak Kalibata Dipanggil Polda, Kerugian Hampir Rp 100 Juta
Demokrat Tegaskan Roy Suryo Bukan Kader, Sebut Isu Ijazah Jokowi sebagai Pola Fitnah