Mengapa Ilmu Lebih Utama Daripada Harta? Ini Penjelasan Islam
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon ilmu yang bermanfaat setiap pagi. Doa meminta ilman nafian ini menunjukkan betapa pentingnya kedudukan ilmu dalam kehidupan seorang muslim. Ilmu bagaikan cahaya yang menerangi jalan hidup, sementara tanpa ilmu, seseorang dapat tersesat dalam kegelapan.
Keutamaan menuntut ilmu juga tergambar dalam sabda Rasulullah SAW, "Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR Muslim). Jelaslah bahwa ilmu adalah kendaraan utama yang mengantarkan seorang hamba menuju ridha Allah dan surga-Nya.
10 Alasan Ilmu Lebih Baik dari Harta Menurut Ali bin Abi Thalib
Kisah teladan dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sang pintu gerbang ilmu, memberikan pelajaran berharga. Suatu ketika, sekelompok orang dari Khawarij mengujinya dengan pertanyaan yang sama berulang kali: "Mana yang lebih utama, ilmu atau harta?"
Ali bin Abi Thalib memberikan sepuluh jawaban berbeda yang sangat mendalam, di antaranya:
- Ilmu adalah warisan para Nabi, sedangkan harta adalah warisan Fir'aun dan Qarun.
- Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta justru harus kamu jaga.
- Pemilik ilmu memiliki banyak sahabat, sementara pemilik harta banyak musuh.
- Ilmu bertambah ketika dibagikan, sedangkan harta berkurang ketika dibelanjakan.
- Pemilik ilmu disegani, sedangkan pemilik harta sering disebut bakhil.
- Ilmu tidak perlu dijaga dari pencuri, sementara harta harus dilindungi.
- Ilmu dapat memberi syafaat di akhirat, sedangkan harta justru akan dihisab.
- Ilmu bersifat abadi dan tidak rusak, sementara harta dapat habis dan lapuk.
- Ilmu menerangi hati, sedangkan harta seringkali mengeraskannya.
- Ilmu mengantarkan pada ketakwaan, sementara harta dapat menjerumuskan pada kesombongan.
Di akhir penjelasannya, Ali bin Abi Thalib menegaskan bahwa beliau mampu terus memberikan jawaban yang berbeda untuk pertanyaan yang sama selama hayat masih dikandung badan.
Meneladani Keutamaan Menuntut Ilmu
Sebagai umat muslim, sudah sepatutnya kita meneladani ajaran Rasulullah SAW dan para sahabat dalam mendahulukan ilmu. Dengan mencintai ilmu, bersemangat menuntutnya, dan menghormati para pemberi ilmu, kita berharap dapat meraih ilmu yang barokah dan bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita di jalan ilmu yang diridhai-Nya.
Artikel Terkait
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung, NTT, dan Jabar, Pengamat Sebut sebagai Konsolidasi Politik untuk PSI
DPR: Negara Tak Punya Alasan Abaikan Kesejahteraan Guru, Itu Pelanggaran Konstitusi
Kesejahteraan Dosen Dinilai Memprihatinkan, Anggota DPR Dukung Judicial Review UU Guru dan Dosen di MK
Tiga Pelajar di Sragen Diamankan Polisi Usai Siaran Langsung TikTok Berpocong yang Resahkan Warga