Indonesia dan Yordania Perkuat Kerja Sama Intelijen Gaza
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan penting Panglima Angkatan Bersenjata Yordania di Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta. Pertemuan bilateral ini merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan kerja Menhan Sjafrie sebelumnya ke Yordania.
Komite Khusus Pertukaran Informasi Intelijen
Dalam pertemuan strategis tersebut, kedua negara sepakat membentuk komite kerja sama khusus untuk pertukaran informasi intelijen. Fokus utama kerja sama ini adalah pemantauan situasi terkini di Gaza, mengingat posisi geografis Yordania yang berdekatan dengan kawasan konflik.
Sjafrie menegaskan pentingnya kerja sama ini dengan menyatakan, "Kami memutuskan untuk memperbarui laporan intelijen situasi di Gaza melalui Yordania." Mekanisme pertukaran informasi ini diharapkan dapat memberikan data real-time mengenai perkembangan terbaru di wilayah konflik.
Penempatan Atase Pertahanan
Untuk memperkuat kerja sama ini, kedua negara akan segera menempatkan atase pertahanan di masing-masing ibu kota. Indonesia telah mempersiapkan calon atase pertahanan untuk ditempatkan di Yordania, sementara Yordania juga akan menempatkan perwakilan pertahanannya di Jakarta.
Saifrie menjelaskan, "Saat ini masih dalam tahap liaison officers, namun kedua negara berkomitmen untuk segera menyempurnakan penempatan atase pertahanan." Langkah ini dianggap penting dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan dan keamanan.
Peran Strategis Yordania dalam Upaya Perdamaian
Yordania dinilai memiliki peran strategis dalam upaya Indonesia mendukung proses perdamaian antara Palestina dan Israel. Negara tersebut juga menjadi mitra kunci dalam operasi kemanusiaan Indonesia untuk Gaza.
Menhan Sjafrie menekankan, "Yang terpenting adalah kita tidak kehilangan komunikasi dan pemahaman situasi, sehingga ketika kita mengetahui kondisi yang sebenarnya, kita dapat menentukan langkah tepat yang akan dikerjakan di sana."
Kerja sama pertahanan Indonesia-Yordania ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam upaya perdamaian dan bantuan kemanusiaan di kawasan Gaza, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara di sektor pertahanan dan keamanan regional.
Artikel Terkait
AKBP Didik Diberhentikan Tidak Dengan Hormat Usai Tertangkap Narkoba
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen
Wakil Ketua DPR Tegaskan Belum Ada Usulan Resmi Revisi UU KPK ke Parlemen
BMKG Makassar Peringatkan Potensi Hujan Ringan di Sulsel Besok