murianetwork.com - Iran terus berambisi untuk mengembangkan rudal miliknya agar tak tertandingi oleh negara lain terutama lawan politiknya.
Kehadiran rudal Fattah yang berstatus hipersonik tak serta merta membuat Iran berpuas diri.
Iran bahkan rela untuk menambahkan fitur artificial intelligence (AI) pada rudal buatannya agar mampu membidik target jauh lebih akurat dari biasanya.
Ditambahkannya kemampuan AI pada rudal milik Iran merupakan bagian dari revolusi alutsista yang dicanangkan oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
IRGC memulai proyek revolusi alutsista ini yang dimulai dengan diperkenalkannya rudal hipersonik Fattah pada Juni 2023 lalu.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden