murianetwork.com - Iran terus berambisi untuk mengembangkan rudal miliknya agar tak tertandingi oleh negara lain terutama lawan politiknya.
Kehadiran rudal Fattah yang berstatus hipersonik tak serta merta membuat Iran berpuas diri.
Iran bahkan rela untuk menambahkan fitur artificial intelligence (AI) pada rudal buatannya agar mampu membidik target jauh lebih akurat dari biasanya.
Ditambahkannya kemampuan AI pada rudal milik Iran merupakan bagian dari revolusi alutsista yang dicanangkan oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
IRGC memulai proyek revolusi alutsista ini yang dimulai dengan diperkenalkannya rudal hipersonik Fattah pada Juni 2023 lalu.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April