murianetwork.com - Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) ditutup sementara mulai Jumat 19 Januari 2024 jam 14.15 WIB.
Berdasarkan informasi dari Instagram resmi Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VI Padang @otoritasbandarawil6, Bandara Minangkabau ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Otomatis, kapan Bandara Internasional Minangkabau dibuka kembali masih menunggu informasi selanjutnya.
Penutupan Bandara diakibatkan sebaran abu vulkanik Gunung Marapi yang telah terdeteksi di Bandara Udara Internasional Minangkabau.
Penutupan Bandara Internasional Minangkabau berdasarkan NOTAM NO B0115/24 NOTAMN.
Sebagai informasi, penutupan ini menjadi kali ketiga.
Sebelumnya, Bandara Internasional Minangkabau pernah ditutup sementara pada 22 Desember 2023 dan 5 Januari 2024.
Diinformasikan, Gunung Marapi mengalami erupsi lagi pada Jumat 19 Januari 2024.
Pos Pengamat Gunung Marapi mencatat, erupsi Gunung Marapi terjadi jam 10.14 WIB.
Tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum enam koma satu milimeter dengan durasi lebih dari 1 menit.
Menilik data per Januari 2024 hingga 19 Januari 2024, Gunung Marapi sudah erupsi sebanyak 25 kali dan 186 kali hembusan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kalimantansatu.com
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Lokasi Rahasia, Hambat Negosiasi dengan AS
Iran Pancarkan Sinyal Diplomasi dan Perlawanan di Tengah Negosiasi dengan AS
Arab Saudi dan Kuwait Tutup Akses Pangkalan, Operasi Militer AS di Selat Hormuz Terhenti
AS dan Iran Saling Serang di Selat Hormuz, Trump Sebut Gencatan Senjata Masih Berlaku